Minggu, 04 Mei 2014

Mampu menjelaskan berbagai posisi administrasi dalam perencanaan strategis



7. Mampu menjelaskan berbagai posisi administrasi dalam perencanaan strategis
           
            Strategi dapat didefenisikan sebagai penetapan berbagai tujuan dan sasaran jangka panjang yang bersifat mendasar bagi seluruh organisasi,yang selanjutnya dikembangkan melalui perencanaan aktifitas dan pengalokasian sumber daya yang diperlakukan guna mencapai sasaran-sasaran tersebut.

Strategi dapat berupa perencanaan yang detail dan sistematis di awal kegiatan (planning mode), tetapi dapat pula berupa proses evolusioner secara bertahap sesuai dengan kondisi dan situasi yang dihadapi organisasi (evolutionary mode). Ruang lingkup strategi ada empat dimensi: Inovasi,Diferensiasi Pasar,Jangkauan (breadth), dan Pengendalian Biaya (cost-control).

Strategi berbeda dengan tujuan organisasi (goals). Strategi mengacu pada tujuan akhir (ends) dan cara (means) mencapai tujuan itu,sementara goals hanya mengacu pada tujuan akhir (ends). Oleh karena itu,goals adalah bagian dari strategi.Strategi dalam organisasi dapat dibedakan ke dalam beberapa tingakatan: Corporate strategy,business strategy, dan  functional strategy

Seorang administrator perlu membangun kemampuan perencanaan strategis yang baik,untuk memberi arah kepada organisasinya di tengah arus perubahan lingkungan cepat.

            Posisi penyusunan strategis dalam  konteks perubahan lingkungan tidak selalu sama.
            Menurut Minztberg (1990), ada dua faktor yang menentukan posisi penyusun strategi dalam organisasi, yaitu kompleksitas dan tingkat perubahan.

            Pada organisasi – organisasi yang menempati lingkungan yang tidak kompleks dan tingkat perubahannya lambat, model rasional dapat di terapkan. Artinya ,Analisis,penyusunan,dan Implementasi strategis dapat di lakukan dengan pola – pola standar sebagai mana organisasi era industri, yaitu dengan menggunakan hierarki,prosedur,dan pembagian tugas secara terperici.

Posisi penyusun strategi adalah semacam perumus kebijakan yang relatif dapat mengambil jarak dari aktifitas – aktifitas keseharian para anggota organisasi .
            Peran administrasi dalam penyusunan strategi organisasi dewasa ini makin penting. Pengelolaan organisasi secara menajerial memang di butuhkan untuk mengatur aktifiatas sehari – hari dan aspek – aspek operasional organisasi seperti keuangan, sumber daya manusia, produksi , pemasaran , pelayanan konsumen dan seterusnya.

Akan tetapi , tanpa kejelasan strategis atau arah organisasi , tujuan – tujuan jangka panjang akan sulit tercapai dan eksistnsi organisasi bisa jadi akan kehilanagan tempatnya dalam lingkungan.lebih jauh, anggota organisasi akan kehilangan pedoman dan cendrung bertindak tanpa arah yang jelas sehingga efeksifitas organisasi tidak terwujud sebagai mana mestinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar